Sahabat jadi Cinta
Aku mempunyai sahabat laki-laki. Kita selalu bermain bersama, saling cerita segala sesuatu dan masalah yang sedang kita hadapi, dia selalu menghiburku setiap aku sedang dalam masalah, dan dia yang selalu menemaniku saat aku kesepian.
Setiap malam kita pasti selalu telfonan berjam-jam, padahal bahan omongannya juga tidak jelas. Setelah sekitar setahun kami bersahabat, timbul rasa-rasa suka dalam hatiku. Tapi aku diam saja memendam perasaanku ini karena aku tidak tahu perasaan dia kepadaku seperti apa.
Selayaknya orang bersahabat pasti ada masalah yang datang menghampiri. Pada suatu hari kita ingin pergi kerumah temanku tetapi katanya aku berangkat duluan saja, dia menyusul karena dia ingin membeli bensin dulu. Akhirnya berangkatlah aku kerumah temanku. Dirumah temanku aku menunggunya sampai sore, karena dia tidak datang juga akhirnya aku memutuskan untuk pulang kerumah.
Di perjalanan pulang kerumah tidak di duga-duga ternyata aku bertemu dengannya yang sedang asyik memboncengi seorang perempuan. Saat itu hatiku sangat hancur sekali, aku tidak menyangka dia tega membohongiku. Aku sangat kecewa padanya.
Sesampainya aku dirumah tidak lama kemudian hpku berdering, ternyata itu telfon dari sahabatku. Aku tidak mau mengangkat telfon itu karena rasa kecewaku yang sangat besar padanya. Dia terus menelfonku sampai aku memutuskan untuk mengangkat telfonnya. Ternyata tujuan dia menelfonku itu untuk meminta maaf padaku. Setelah kejadian itu dia tidak pernah membohongiku lagi.
Bulan demi bulan pun berlalu, kami semakin dekat dan semakin dekat. Perasaan sukaku berubah menjadi sayang. Sampai pada suatu malam dia menelfonku dan mengutarakan rasa sayangnya padaku, aku kaget tetapi aku juga sangat senang sekali karena ternyata dia mempunyai perasaan yang sama sepertiku. Akhirnya kami pun berpacaran sampai saat ini. Aku sangat bahagia sekali mempunyai sahabat sekaligus pacar seperti dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar